DESAIN DAN ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR BOX PROTOTYPE ALAT UJI MATA DRIVER MENGGUNAKAN AUTODESK INVENTOR 2025
Keywords:
Box prototype alat uji mata driver; Finite Element Analysis; Von Mises Stress; safety factor; ASTM A36Abstract
Persepsi kedalaman (stereopsis) merupakan syarat penting dalam uji kelayakan penglihatan untuk penerbitan SIM di Jepang, yang umumnya menggunakan konsep three-rods test. Namun, alat uji mata driver yang digunakan dalam pelatihan pengemudi di Indonesia khususnya untuk kebutuhan SDM ke Jepang belum memenuhi standar kelayakan dan belum terverifikasi kekuatan struktur desainnya. Kebutuhan lisensi khusus serta keterbatasan regulasi impor dari Jepang turut menyulitkan proses dan validasi hasil pengujian bagi calon pengemudi. Penelitian ini bertujuan merancang box prototype alat uji mata driver menggunakan Autodesk Inventor 2025 dan menganalisis kekuatan strukturnya melalui simulasi Finite Element Analysis (FEA), dengan material plat besi ASTM A36 tebal 1,2 mm. Metode yang digunakan adalah rekayasa (engineering design) dengan analisis kuantitatif terhadap tegangan Von Mises, deformasi total, dan faktor keamanan (SF ≥ 1,2), pada dua konfigurasi dudukan motor (tanpa dan dengan sambungan baut), dengan beban statis 49,05 N dan gravitasi 9,81 m/s². Hasil simulasi menunjukkan Von Mises Stress maksimum 24,9361 MPa (tanpa baut) dan 24,4759 MPa (dengan baut), dengan Safety Factor minimum masing-masing 10,0256 dan 10,2141, jauh di bawah Yield Strength material (250 MPa), sehingga struktur dinyatakan aman. Validasi kesetimbangan gaya (ΣF = 0) menunjukkan selisih sangat kecil terhadap perhitungan teoritis (≈0,003% dan ≈0,003%), membuktikan simulasi valid secara numerik. Zona kritis tegangan tertinggi teridentifikasi pada base plat di sekitar titik pembebanan. Konfigurasi dengan sambungan baut menghasilkan distribusi tegangan lebih merata dan direkomendasikan sebagai desain akhir yang aman, andal, dan terjangkau.





